Determinasi Faktor Internal dan Eksternal terhadap Kepatuhan Pajak Restoran
(Determination of Internal and External Factors on Restaurant Tax Compliance)
Abstrak
Purpose: This study aims to examine the influence of taxpayer awareness, sanction perception, tax knowledge, and government service quality on restaurant tax compliance in Sidoarjo Regency. The research focuses on identifying which factors significantly drive compliance behavior among restaurant taxpayers.
Method: A quantitative approach was employed using survey data collected from restaurant taxpayers in Sidoarjo. Hypothesis testing was conducted through the t-test to analyze the partial effects of each independent variable on tax compliance.
Findings: The results reveal that taxpayer perception of sanctions and government service quality significantly affect restaurant tax compliance. Specifically, sanction perception has a positive effect, indicating that stronger perceived sanctions increase compliance. Conversely, government service quality shows a negative effect, suggesting that taxpayer compliance decreases when government services are perceived as inadequate. Meanwhile, taxpayer awareness and tax knowledge do not exhibit significant effects on compliance.
Implication: These findings highlight the importance of strengthening sanction enforcement and improving the quality of government services to enhance tax compliance. Policymakers should consider designing strategies that balance deterrence with supportive service delivery to encourage voluntary compliance among restaurant taxpayers.
Originality: This study contributes to the literature by providing empirical evidence from Sidoarjo Regency, emphasizing the paradoxical role of government service quality and the moderating influence of sanction perception. The research offers new insights into the behavioral dynamics of tax compliance in the restaurant sector within a developing country.
ABSTRAK
Tujuan: Studi ini bertujuan untuk meneliti pengaruh kesadaran wajib pajak, persepsi sanksi, pengetahuan pajak, dan kualitas pelayanan pemerintah terhadap kepatuhan pajak restoran di Kabupaten Sidoarjo. Penelitian ini berfokus pada identifikasi faktor-faktor mana yang secara signifikan mendorong perilaku kepatuhan di kalangan wajib pajak restoran.
Metode: Pendekatan kuantitatif digunakan dengan menggunakan data survei yang dikumpulkan dari wajib pajak restoran di Sidoarjo. Pengujian hipotesis dilakukan melalui uji-t untuk menganalisis pengaruh parsial dari setiap variabel independen terhadap kepatuhan pajak.
Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi wajib pajak terhadap sanksi dan kualitas pelayanan pemerintah secara signifikan memengaruhi kepatuhan pajak restoran. Secara khusus, persepsi sanksi memiliki pengaruh positif, menunjukkan bahwa persepsi sanksi yang lebih kuat meningkatkan kepatuhan. Sebaliknya, kualitas pelayanan pemerintah menunjukkan pengaruh negatif, menunjukkan bahwa kepatuhan wajib pajak menurun ketika pelayanan pemerintah dianggap tidak memadai. Sementara itu, kesadaran wajib pajak dan pengetahuan pajak tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap kepatuhan.
Implikasi: Temuan ini menyoroti pentingnya memperkuat penegakan sanksi dan meningkatkan kualitas pelayanan pemerintah untuk meningkatkan kepatuhan pajak. Para pembuat kebijakan harus mempertimbangkan untuk merancang strategi yang menyeimbangkan pencegahan dengan penyampaian pelayanan yang mendukung untuk mendorong kepatuhan sukarela di kalangan wajib pajak restoran.
Orisinalitas: Studi ini berkontribusi pada literatur dengan memberikan bukti empiris dari Kabupaten Sidoarjo, menekankan peran paradoks kualitas layanan pemerintah dan pengaruh moderasi persepsi sanksi. Penelitian ini menawarkan wawasan baru tentang dinamika perilaku kepatuhan pajak di sektor restoran dalam negara berkembang.
Kata Kunci: wajib pajak, sanksi, kualitas layanan pemerintah, Sidoarjo, pajak restoran
##plugins.generic.usageStats.downloads##
Referensi
Ajzen, I. (1991). The theory of planned behavior. Organizational Behavior and Human Decision Processes, 50(2), 179–211. https://doi.org/10.1016/0749-5978(91)90020-T.
Ajzen, I. (2020). The theory of planned behavior: Frequently asked questions. Human Behavior and Emerging Technologies, 2(4), 314–324. https://doi.org/10.1002/hbe2.195.
Amalia, F. A. (2021). Slippery Slope Framework: Motivasi Pembayaran Pajak dan Kepatuhan Pajak. El Muhasaba: Jurnal Akuntansi, 12(1), 92–101. https://doi.org/10.18860/em.v12i1.11020.
Aulia, S., Rosdiana, H., & Inayati, I. (2022). Trust, Power, and Tax Risk into the “Slippery Slope”: A Corporate Tax Compliance Model. Sustainability, 14(22), 14670. https://doi.org/10.3390/su142214670.
Kirchler, E., Hoelzl, E., & Wahl, I. (2008). Enforced versus voluntary tax compliance: The “Slippery Slope” framework. Journal of Economic Psychology, 29(2), 210–225. https://doi.org/10.1016/j.joep.2007.05.004
Linawati, L., & Djaddang, S. (2024). Tax Compliance Berbasis Slippery Slope Model: A Systematic Literature Review of Correlations. Jurnal Greenation Ilmu Akuntansi, 2(2), 92–101. https://doi.org/10.38035/jgia.v2i2.69.
Nurdiana, A., Maulina, A., Wahyudin, D., Zaini, Z., & Hendrarso, P. (2025). The influence of taxpayer awareness, tax knowledge, service quality, tax sanctions, and tax audits on tax compliance of restaurant taxpayers. Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian, 4(5). https://doi.org/10.58344/locus.v4i5.4041.
Pahala, I., Hasanah, N., Prayoga, A. E., & Musyaffi, A. M. (2022). Restaurant taxpayer compliance: The role of social relations and tax sanctions. Jurnal Pendidikan Ekonomi dan Bisnis, 10(1), 59–69. https://doi.org/10.21009/JPEB.010.1.5.
Pandeirot, C. L. P., Kewo, C. L., & Kawulur, H. R. (2025). The effect of tax sanctions and taxpayer awareness on restaurant taxpayer compliance in Tomohon City. Jurnal Ekonomi, Kependidikan, Manajemen, dan Akuntansi, 3(4), 147–155. https://jekma.feb-unima.com/index.php/jekma/article/view/239.
Santosa, A., Rahman, A., Fadillah, S., & Fadilla, S. (2025). The power of tax knowledge: Key factors to boost tax compliance. Jurnal Borneo Administrator, 21(2), 141–154. https://doi.org/10.24258/jba.v21i2.1635
Sinaga, E. S., Rini, E. S., & Sembiring, B. K. F. (2021). Effect of service quality, satisfaction and awareness on taxpayer compliance. International Journal of Research and Review, 8(7). https://doi.org/10.52403/ijrr.20210737.
Warastri, R. M. G. & Suryaningrum, D. H. (2022). Pengaruh tax avoidance, tax reporting aggressiveness, dan tax risk terhadap risiko perusahaan. Fair Value: Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Keuangan, 5(2), 895-908. https://doi.org/10.32670/fairvalue.v5i2.2081
##submission.copyrightStatement##
##submission.license.cc.by4.footer##











